Tidak banyak orang berani melepas pekerjaan tetapnya dan justru terjun ke dunia bisnis. Adalah Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak, seorang dosen sekaligus direktur Syncore Consulting, sebuah perusahaan Consulting dengan segmentasi khusus pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang berani mengambil risiko itu. Pada 14 Desember 2013 lalu, Yogyakarta representatives StudentsXCEOs berkesempatan untuk berdiskusi dengan beliau bersama beberapa mahasiswa terpilih. Perbincangan tidak hanya berkutat pada dunia bisnis yang beliau geluti, akan tetapi juga pada perjalanan hidup, keadaan ekonomi, dan lain sebagainya.

 

Perjalanan Hidup

Rudy awalnya adalah seorang senior auditor di perusahaan audit Pricewaterhouse Coopers (PWC). Ia memutuskan untuk keluar pada 2005 dan beralih profesi menjadi dosen hingga kini. Keputusannya untuk mengakhiri karir sebagai auditor sempat membolak-balikan hidupnya. Perbedaan utama yang menghampirinya ia akui datang dari segi materi. Akan tetapi, Rudy tidak pernah menyesali keputusannya.

Menurutnya, dengan beralih profesi menjadi dosen, ia mendapatkan banyak hal. Kesempatan melanjutkan studi Strata 2 di Melbourne tidak akan terwujud apabila ia tidak memilih jalan ini. Ia juga mengaku bahwa ia sangat mencintai profesinya sebagai dosen.

Kemudian, Rudy mendirikan Syncore, tepatnya karena sebuah ”kecelakaan”. Saat itu, perusahaan belum memiliki produk. Rudy sendiri masih kebingungan akan menjadikan perusahaan tersebut seperti apa. Akhirnya, perusahaan tidak perform. Untuk menanggulangi hal itu, didirikanlah divisi sistem yang mampu menarik banyak klien. Perusahaan yang masih masuk dalam tahap start up ini pada akhirnya berhasil menunjukkan performanya, apalagi setelah ada pemberitaan media pada 2012 silam.

Bisnis dan Passion

Syncore sendiri didirikan untuk memberikan jasa konsultasi pada segmentasi UMKM. Menurutnya, pasar UMKM saat ini sedang sangat berkembang. Selain itu, masih banyak UMKM yang belum tersentuh jasa konsultan, masih banyak pula yang belum memiliki sistem. Padahal, sistem adalah salah satu kunci penting sebuah usaha. Dengan kata lain,pasar UMKM masih seksi, tidak seperti perusahaan yang lebih besar.

Perusahaan sendiri membawa tiga prinsip penting, yakni consulting, system, dan training. Rudy mengakui bahwa ketiganya tidak mungkin berjalan beriringan dalam satu waktu. Namun, Syncore dengan berani menggabungkan ketiganya. Hal inilah yang menjadi tantangan perusahaan, sinkronisasi. Tentunya hal ini membawa konsekuensi tersendiri, yakni produk harus sejalan dengan Standard Operational Procedure (SOP) yang ada.

Sementara itu, dalam beroperasi, perusahaan memiliki strategi utama, yakni people dan partnership. People artinya, perusahaan berusaha merekrut orang-orang pilihan yang visinya sama. Rudy mengamini bahwa Syncore bukan tempat yang baik untuk mencari uang. Sedangkan partnership berarti perusahaan mencoba bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan atau orang-orang yang sudah hebat.

Syncore memang lebih bergerak kepada misi sosial. Jika memang demikian, mengapa tidak lembaga atau ormas saja? Mengapa perusahaan? Menurut Rudy, mekanisme bisnis adalah mekanisme yang paling sustain dalam menjalankan suatu misi. Oleh karenanya, ia memilih jalan untuk membuka bisnis.

Rudy juga menerangkan bahwa setiap orang yang berbisnis sebenarnya bisa menjadi kaya. Kunci dari bisnis pada dasarnya adalah replikasi. Asalkan, sebagai pebisnis, nilai harus selalu dijaga. Uang tidak akan lari jika seseorang memiliki nilai, apalagi pebisnis. Menurutnya, orang kaya adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain. Beliau juga berprinsip agar selalu ingin memberi lebih.

Bisnis ini juga dijalankannya karena sesuai dengan passion yang ia miliki, yakni pada bidang IT. Baginya, passion adalah hal yang dilakukan selalu secara berulang-luang, meskipun berhasil atau gagal. Kunci utama dari menemukan passion adalah dengan bereksperimen.

Selain itu, menurutnya, inti utama dari bisnis terletak pada pengelolaan sumber daya manusia. Karena Rudy memiliki dua profesi, yakni sebagai dosen dan atasan di perusahaan, maka ia harus mampu memberikan batasan untuk dirinya sendiri. Rudy juga tidak ingin terlibat secara emosional dengan perusahaan miliknya karena ia tidak mau menjadi terlalu dekat. Karenanya, ia memiliki tangan kanan di perusahaan. Rudy sangat mempercai kerja tim.

Penutup

Bekerja sesuai passion memang menjadi impian banyak orang. Namun, belum tentu semua orang dapat merasakan kenikmatan itu. Rudy adalah salah satu orang yang berani melepaskan kemapanannya terdahulu demi bekerja dengan lebih sepenuh hati. Ia pun mendapatkan kenyamanan bekerja itu sekarang. Selain itu, penting pula untuk selalu bekerja secara profesional, yakni menyelesaikan apa yang telah dimulai.

Menurutnya, setiap orang pasti mampu membangun jalur kesuksesan masing-masing. Pada dasarnya, tidak ada yang langsung terjadi tiba-tiba. Harus banyak bereksperimen, dengan itu pula kita dapat bertemu dengan si passion. Dan ingat, setiap orang punya jatah kegagalan, jadi tidak perlu takut mencoba. Ukuran kesuksesan menurutnya adalah mulai memikirkan orang lain. Sudahkah kita melakukannya?